Berjalan untuk Memahami Diri

Admin
2 Min Read

Walking Indonesia – Ada orang berjalan untuk mengejar waktu. Ada pula yang berjalan agar bisa melupakan waktu. Bagi Frédéric Gros, filsuf Prancis yang menulis A Philosophy of Walking, berjalan adalah cara paling sederhana untuk merebut kembali kemerdekaan manusia dari hiruk-pikuk dunia modern.

Buku ini bukan panduan memilih sepatu atau menghitung jumlah langkah. Gros justru mengajak pembaca menyusuri jejak para pemikir besar—Jean-Jacques Rousseau, Friedrich Nietzsche, Henry David Thoreau, Arthur Rimbaud, hingga Immanuel Kant—yang menemukan gagasan-gagasan penting bukan di balik meja kerja, melainkan di jalan setapak, lereng bukit, dan hutan. Bagi mereka, berjalan bukan jeda dari berpikir, tetapi cara berpikir itu sendiri.

Dengan bahasa yang puitis sekaligus filosofis, Gros menunjukkan bahwa langkah kaki mampu membebaskan manusia dari identitas yang melekat padanya. Saat berjalan, seseorang tak lagi didefinisikan oleh jabatan, gelar, atau kepemilikan. Yang tersisa hanyalah tubuh, napas, alam, dan kesadaran. Di tengah masyarakat yang mengukur hidup berdasarkan kecepatan dan produktivitas, buku ini menawarkan bentuk perlawanan yang sunyi: memperlambat langkah.

Namun, kekuatan buku ini sekaligus menjadi tantangannya. Pembaca yang mencari tips praktis mungkin akan merasa larut dalam uraian filsafat dan sejarah pemikiran Barat. Sebaliknya, mereka yang menikmati esai reflektif akan menemukan banyak ruang untuk berhenti sejenak, merenung, lalu memandang jalan sebagai ruang kontemplasi.

Pada akhirnya, A Philosophy of Walking mengingatkan bahwa perjalanan paling penting tidak selalu diukur dari berapa kilometer yang ditempuh. Ada perjalanan yang hanya sejauh satu langkah, tetapi mampu mengubah cara seseorang memandang hidup. Sebab, ketika kaki bergerak perlahan, pikiran belajar melepaskan kebisingan, dan hati menemukan kembali arah pulangnya.

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *